Setiap lembaga
pendidikan, berkewajiban meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.
Begitu juga dengan IAIN Purwokerto, yang baru-baru ini alih status. Banyak yang
harus dilakukan guna meningkatkan mutu di semua lini.
Adalah Kepala Biro
Administrasi Umum, Akademik dan Kehamasiswaan dan Kerjasama (Kabiro AUAKK) yang
baru IAIN Purwokerto, Dr. H. Saefudin A. Syafii, M.Ed. Saefudin mengakui meski
sudah pernah menjabat jabatan yang sama di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan
Kalijaga Yogyakarta, namun masih harus membenahi banyak hal di IAIN Purwokerto.
Tugas Kabiro AUAK sendiri meliputi berbagai elemen, seperti akademik,
kemahasiswaan, kurikulum, mutu penelitian, pembuatan rencana program, serta
yang hubungannya dengan hal internal di lembaga. Menurut Saefudin, Sumber Daya
Manusia (SDM) lah yang perlu ditingkatkan kualitasnya. Yaitu tenaga pendidik
dan karyawan.
Pria kelahiran
Banyumas 27 Nopember 1962 ini, tengah dalam proses mempersiapkan
program-program guna membantu rektor dalam hal administrasi. Sesuatu yang
diprogramkan tersebut harus benar-benar matang. “Kita membuat program tidak
hanya untuk masa sekarang, tapi juga untuk masa depan.” katanya kepada wartawan
Suara STAIN. Saefudin terinspirasi oleh bangunan gedung-gedung yang ada di The University of Sydney, tempatnya dulu kuliah S2 dan
S3. Gedung-gedung di sana dibuat pada
tahun 900an, tetapi sampai sekarang masih bisa digunakan dan tetap menjadi
gedung yang “tidak ketinggalan zaman”. Saefudin berharap, program-program
nantinya direncanakan, akan dapat bermanfaat juga di masa depan.
Saefudin
menjelaskan juga bahwa program-program tersebut tidaklah harus diselesaikan
oleh Rektor, Wakil Rektor, dan Kabiro AUAKK yang sekarang, tetapi jika belum
selesai dapat diselesaikan oleh pemegang jabatan selanjutnya. Yang terpenting
adalah harus selalu mencanangkan program yang luar biasa.
Pria yang
mempunyai tiga orang anak ini, juga melihat di IAIN Purwokerto belum begitu
banyak tenaga ahli. Sehingga untuk melaksanakan program-program tersebut
haruslah langsung melibatkan ahlinya. Menurutnya, semua harus dilakukan dengan
usaha yang terbaik. Karena menurutnya amal sholeh berarti bekerja professional.
Seperti yang tercantum dalam juga dalam perintah Al Qur’an. (Amel)

0 comments:
Post a Comment